“Sekitar jam tiga sore mulai ada yang muntah dan mencret, mungkin karena makanannya terlalu pedas. Total 29 siswa dibawa ke puskesmas, tapi yang benar-benar muntah hanya sekitar 17 orang,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Kata Dahri, para siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Larangan akhirnya diperbolehkan pulang malam harinya.






