PAMEKASAN CHANNEL. Jagat maya digegerkan oleh beredarnya video berdurasi 3 menit 13 detik yang memperlihatkan sejumlah anggota polisi dibentak oleh beberapa pria di depan Masjid Agung Asy-Syuhada, Kabupaten Pamekasan.
Rekaman tersebut menyebar cepat melalui berbagai grup WhatsApp, dan memicu beragam reaksi dan pertanyaan dari masyarakat.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anggota polisi berseragam tengah berjaga di depan masjid. Situasi yang awalnya terlihat kondusif mendadak berubah tegang ketika beberapa pria datang dan meninggikan suara kepada para petugas.
Para pria tersebut terlihat turun dari sepedanya dan memarahi anggota kepolisian meski petugas tetap terlihat tenang dan tidak membalas.
Di tengah ketegangan itu, terdengar salah satu anggota kepolisian mencoba meredam suasana.
“Sudah-sudah, tidak usah tengkar, malu,” ujar seorang polisi dalam rekaman yang juga terdengar penyebutan kata “TNI”.
Kapolres Pamekasan Benarkan Petugas dalam Video adalah Anggotanya
Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa polisi yang terekam dalam video viral tersebut merupakan anggotanya yang sedang bertugas.






