“Iya benar, itu anggota kami saat berjaga di depan Masjid Agung Pamekasan. Kejadiannya tadi malam, Sabtu (malam Minggu) 15 November 2025,” ujar Kapolres melalui sambungan WhatsApp.
Polisi: Ada Penyebutan “TNI”, Namun Identitas Belum Jelas
Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan anggota yang bertugas saat insiden itu.
Hasilnya, benar bahwa dalam kejadian tersebut sempat terdengar penyebutan mengenai TNI, namun siapa dan dari satuan mana belum dapat dipastikan.
“Kami sudah menghubungi anggota yang berjaga. Ya, mereka ditegur, tapi anggota tetap diam. Itu semua dalam rangka peningkatan Kamtibmas usai insiden tawuran beberapa waktu lalu,” jelas Jupriadi.
Ia menegaskan bahwa patroli dan penjagaan malam memang sedang ditingkatkan setelah peristiwa tawuran yang menewaskan 2 korban jiwa beberapa waktu sebelumnya.
Kodim Pamekasan Lakukan Penelusuran
Sementara itu, Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendraymoko, menyampaikan bahwa pihaknya masih menelusuri dugaan keterlibatan anggotanya.






