“Persoalan yang dihadapi petani itu adalah pengolahan tanahnya, pupuknya, dan penjualannya. Kalau cara tanamnya sudah bagus, pupuknya ada, tinggal pola kemitraan apa yang akan kita lakukan,” ungkapnya.
Dia berharap APTI menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama petani dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian. Yakni tembakau yang telah menjadi bagian dari budaya Madura.
“Kita ini perlu bergandengan tangan berjuang bersama-sama. Supaya kita tidak sekadar bicara saja, karena kata APTI tadi bahwa tembakau ini bukan sekadar pertanian, tetapi telah menjadi bagian dari budaya Madura,” tandasnya.






