Diduga Tabrak Juknis, Hariyanto Korwil BGN Pamekasan Didemo Rangkap Jabatan dan Kebohongan Publik

  • Bagikan
Hariyanto saat didemo massa.

PAMEKASAN CHANNEL. Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan rangkap jabatan dan kebohongan publik yang diduga dilakukan oleh Hariyanto, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Pamekasan, Rabu (6/5/2026).

Aksi itu dilakukan Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) dan Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N) di depan kantor Bupati Pamekasan.

Mereka membawa sejumlah tuntutan, di antaranya meminta klarifikasi dan transparansi terkait posisi yang dijabat Hariyanto dan dugaan kebohongan publik yang dilakukan.

BACA JUGA :  Geger di Pamekasan! Oknum Lora Diduga Perkosa Wanita Cantik Berumur 24 Tahun

“Setelah ditelusuri, Hariyanto Korwil ini juga merangkap sebagai Kepala Dapur SPPG di Desa Banyubulu Proppo pada Yayasan Abdul Mu’thi,” teriak Iklal dalam orasinya.

Menurut Iklal, dugaan rangkap jabatan ini juga dilengkapi dengan data hasil wawancara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan dengan kepala dapur yayasan tersebut.

“Korwil diangkat sekitar Bulan Maret 2025, tetapi pada 18 November 2025 ia masih menjadi narasumber sebagai kepala dapur saat wawancara DLH perihal IPAL,” katanya.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Buka Pendaftaran Polisi Jalur Kompetensi Khusus

Iklal mengatakan, ia akan menindaklanjuti ke BGN Jatim karena kepala dapur dengan Korwil diduga tabrak Juknis tugas dan fungsi. Apalagi, dapur pada yayasan ini diketahui juga tidak memiliki IPAL.

“Kami akan menindaklanjuti ke BGN Jatim, Hariyanto ini juga telah melakukan kebohongan publik yang menjadi dasar kami,” terangnya.

Sementara itu, saat menemui massa aksi, Korwil Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif tampak tidak berkutik. Kendati ia menyebut bahwa ia tidak lagi berstatus kepala dapur.

BACA JUGA :  Jelang Vonis Pencemaran, Polsek Larangan Serahkan SP2HP ke-5 Hasil Sidik Pencurian Emas

“Sudah ada pergantian, bahwa kepala SPPG Banyubulu Proppo sudah berganti,” katanya di depan massa aksi.

Kata Hariyanto, saat diangkat menjadi Korwil, ia berhenti menjadi kepala dapur oleh BGN dibuktikan dengan SK.

“Sudah pergantian kepala SPPG oleh BGN, saya ada buktinya,” tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan