“Selain itu juga ditampilkan ragam batik klasik khas Kabupaten Pamekasan. Target untuk kegiatan ini agar Pamekasan menjadi Pusat Fashion Jawa Timur dan untuk mengembangkan serta meningkatkan jumlah minat dan daya jual serta daya saing dari Batik khas Pamekasan,” ujar Kabid Pariwisata Disporapar Pamekasan, Moh. Zahri, Sabtu (2/4/2022).
Menurutnya, pelaksanaan PFW diharapkan mampu menjadi wadah bagi para designer lokal Pamekasan bersaing di kancah nasional, bahkan Internasional dengan kualitas yang dimilikinya.
“Untuk selanjutnya, acara ini akan kami rencanakan untuk menjadi agenda tahunan yang dapat terdaftar di event nasional manparekraf yang tentunya dapat memberi multiple efect untuk berbagai sektor, khususnya di Pamekasan,” harapnya.





