Mas Emil sapaan akrabnya menyebutkan bahwa normalisasi itu bertujuan untuk mengurangi volume air tinggi dan debit air yang ditampung sungai maksimal. Hanya saja ada beberapa warga yang menolak untuk dilakukan normalisasi.
“Yang sungai dekat hotel putri beberapa warga menolak untuk dilakukan normalisasi atau pengerukan. Tentu ini menghambat, pemerintah akan melakukan pengerukan tentu dengan diimbangi pemasangan tebing,” ujarnya.
Pihaknya meminta warga saling menjaga sungai tetap lestari. Salah satunya dengan tidak membuang sampah ke sungai.





