Selama periode tersebut, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap siaga penuh selama 24 jam.
Selain itu, pelayanan rawat inap, perawatan intensif, hemodialisa (cuci darah), serta tindakan bedah untuk kondisi darurat tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Layanan penunjang medis maupun nonmedis juga tetap tersedia untuk mendukung kebutuhan pasien,” katanya.
Dikatakannya, bahwa manajemen rumah sakit juga telah melakukan langkah antisipatif, khususnya bagi pasien dengan penyakit kronis. Pengaturan jadwal dan distribusi obat telah dilakukan sejak jauh hari sebelum libur dimulai, guna memastikan kesinambungan terapi.






