Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan operasional alat baru tersebut dapat dimulai pada September atau Oktober mendatang.
“Untuk operasional sekitar September atau Oktober, insyaallah bisa dioperasikan. Karena saat ini tinggal proses perizinan, termasuk dengan BPJS,” ujarnya.
Menurutnya, proses perizinan menjadi tahapan penting yang harus dipenuhi agar layanan hemodialisa tambahan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengakui proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang.






