Satgas MBG Pamekasan Soroti Kasus di Sejumlah Sekolah, Minta Pemilik Dapur Tingkatkan Pengawasan

  • Bagikan
H. Sukriyanto Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis(MBG) Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN CHANNEL. Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pamekasan menyampaikan permohonan maaf sekaligus peringatan kepada seluruh pemilik dapur MBG terkait munculnya berbagai kasus yang terjadi di sejumlah sekolah.

Permintaan ini disampaikan sebagai langkah tindak lanjut atas laporan yang masuk dan demi menjaga kesehatan para siswa di Kabupaten Pamekasan.

Dalam keterangannya, Satgas MBG menegaskan bahwa pihaknya mengambil langkah penanganan setelah ditemukan berbagai persoalan yang berkaitan dengan layanan dapur MBG di beberapa sekolah.

BACA JUGA :  Pendatang Baru, Tim Ser Naser 99 Asal Pamekasan Juarai Karapan Sapi Piala Presiden 2024

Kasus-kasus tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Pamekasan, H. Sukriyanto, mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud menyalahkan pihak tertentu. Namun, langkah evaluasi dan penindakan tetap perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Menurut Wakil Bupati Pamekasan itu, kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program yang berkaitan dengan konsumsi makanan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pihaknya meminta seluruh pemilik dapur MBG agar meningkatkan standar kebersihan, pengolahan makanan, serta pengawasan distribusi makanan kepada siswa.

BACA JUGA :  Kementerian ATR/BPN Akan Lakukan Proses Pembatalan Sertipikat di Luar Garis Pantai

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh pihak agar program MBG dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para siswa di Kabupaten Pamekasan.

“Kami selaku Satgas memohon maaf karena harus menindaklanjuti berbagai kasus yang terjadi di beberapa sekolah. Namun langkah ini kami lakukan karena menyangkut kesehatan anak-anak siswa di Pamekasan,” kata Sukriyanto.

BACA JUGA :  Mengerikan, Jalan Ambles di Pamekasan Sepanjang 14 Meter dan Retak 23 Meter Dekat Permukiman Warga

Lebih lanjut, ia berharap para pemilik dapur MBG dapat menjalin kerja sama yang lebih baik dengan Satgas maupun pihak sekolah. Dengan demikian, kualitas layanan makanan yang diberikan kepada siswa dapat terus terjaga.

“Kami berharap ke depan ada kerja sama yang baik dari seluruh pemilik dapur MBG demi kepentingan masyarakat Pamekasan. Yang terpenting adalah memastikan makanan yang diterima siswa aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan