Operasional dapur ini melibatkan 47 karyawan serta 3 staf pendukung, menunjukkan skala layanan yang cukup besar dan membutuhkan pengelolaan profesional.
Dalam upaya meningkatkan standar kualitas, pemerintah daerah kabupaten Pamekasan saat ini mendorong seluruh dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk mengantongi dua sertifikasi utama, yakni Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).
“Kedua sertifikasi ini menjadi indikator penting dalam menjamin keamanan pangan,” tandasnya.






