“Saya pun (Kemenag) ini terundang sebagai undangan, artinya bukan saya yang mengundang, jadi saya juga terundang untuk memberikan sambutan. Saya tidak tahu kalau undangannya ada undangan ke beberapa tokoh, saya sebut tokoh karena memang belum ada pendaftaran calon,” jelasnya.
Mawardi menegaskan, bahwa Kemenag Pamekasan tetap konsisten menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada Pamekasan 2024.
“Jadi tidak ada lain-lain atau kampanye, Barusan saya konfirmasi ke panitia pelaksana terkait undangan, ternyata bukan hanya Kiai Kholil yang diundang tetapi juga ada beberapa tokoh. Dan saya tegaskan bahwa Kemenag tidak memihak kepada siapapun,” pungkasnya.





