Pertarungan kedua tim diprediksi akan berlangsung sengit. Selain faktor teknis, dukungan penuh dari suporter Pamekasan juga diharapkan memberi energi tambahan bagi skuad muda Persepam.
Haqi, Wakil Ketua Askab PSSI Pamekasan, menyampaikan bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan panggung untuk memupuk semangat persatuan antar talenta muda di Pulau Garam.
“Kami mengajak masyarakat untuk datang langsung ke stadion. Ini bukan hanya tentang Persepam, tapi tentang bagaimana Madura hadir di peta nasional sepak bola usia muda. Kita satukan semangat, bangun fondasi sepakbola dari akar rumput,” ujar Haqi penuh semangat.
Panitia pelaksana memastikan bahwa pertandingan gratis untuk seluruh penonton. Stadion MUTG akan menjadi saksi perjuangan anak-anak muda dalam meraih prestasi dan mengangkat marwah daerah.






