TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Aktivis Tuding Proyek RS Muhammad Noer di Pamekasan Diduga Tak Sesuai Spek

  • Bagikan
Pembangunan Rumah sakit muhammad noer Pamekasan dengan pagu anggaran Rp. 107.794.060.080 miliar.

PAMEKASAN channel. Pembangunan Rumah sakit muhammad noer Pamekasan dengan pagu anggaran Rp. 107.794.060.080 miliar tengah dipersoalkan oleh sejumlah aktivis.

Diketahui, sumber biaya pembangunan rumah sakit baru tipe B Muhammad noer Pamekasan itu diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur.

Ketua Grasi Jatim, Abd Latif menyebut ada 4 urgensi persoalan yang menjadi temuannya di lapangan yang diduga menyalahi aturan perundang-undangan.

Pertama, pembangunan fondasi tahap awal yang kurang memadai sehingga mengakibatkan tidak sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB) pembangunan.

BACA JUGA :  Jadi Calon Tunggal, Djohan Susanto Ketua PSSI Pamekasan Dipastikan Pimpin KONI

Kedua, ada indikasi kekurangan volume proyek mulai dari lantai satu sampai lantai empat serta tutup atas pembangunan.

Ketiga, PT Indah Karya selaku pengawas pembangunan rumah sakit Muhammad noer Pamekasan sangat lalai dan diduga bermain dengan pihak ketiga (kontraktor).

Keempat, PT Jaya Semanggi Enjiring selaku pihak ketiga sangat lalai dan tidak transparan karena dilarang untuk melakukan investasi di area pembangunan.

BACA JUGA :  Warga, TNI dan Mahasiswa Pamekasan Gotong Royong Bersihkan Eduwisata Garam

Latif menyebut, dari empat persoalan tersebut sudah ia sampaikan dalam forum audiensi bersama direktur RS Muhammad Noer, konsultan dan pihak kontraktor.

“Kami minta agar semua pekerjaan yang tidak sesuai spek segera dituntaskan oleh pihak direktur dan kontraktor, kalau tidak kami akan melaporkan ke pihak yang berwajib,” ujarnya, usai audiensi. Kamis (18/1/2024).

Sementara, Roni selaku pelaksana dan penanggung jawab Keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) di pembangunan RS Muhammad Noer, membantah soal pekerjaan yang dianggap tidak sesuai spek.

BACA JUGA :  Berkah Ramadan, Duta Kampus IAIN Madura Santuni Puluhan Anak Yatim

“Tadi waktu audiensi, kita sudah jelaskan soal spek pekerjaan, ada pengawas, PPK, kontraktor dan pak direktur yang sudah menyampaikan bahwa pekerjaan ini sudah fix tidak ada penyelewengan seperti apa yang dituduhkan,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan