“KNPI bukan hanya wadah organisasi, tetapi simbol persatuan, idealisme, dan keberanian pemuda dalam menatap masa depan bangsa. Pemuda dihadapkan pada era globalisasi dan revolusi industri digital. Bukan lagi penjajahan fisik, tetapi tantangan kompetisi global, disrupsi teknologi, dan degradasi moral,” paparnya.
Tetapi, sebagai wakil rakyat dari Dapil Jatim XI Madura, ia akan terus mendorong kebijakan pendidikan nasional yang adaptif dan berorientasi masa depan, agar pemuda Indonesia memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berdaya saing global.
“Kami juga akan terus mendukung perluasan akses ekonomi dan lapangan kerja bagi generasi muda, termasuk melalui wirausaha, ekonomi kreatif, UMKM dan bidang kreatif lainnya,” tandasnya.






