Presma UTM juga menegaskan bahwa gerakan ini murni gerakan moral untuk meluruskan demokrasi, dan atas dasar keresahan mahasiswa melihat situasi negeri ini, dan juga gerakan ini dipastikan tidak ada tunggangan dari paslon manapun.
“Kami pastikan bahwa gerakan kami adalah penting untuk disuarakan, sembari berharap ada perbaikan kondisi demokrasi bangsa ini,” pungkasnya.






