“Pencanangan ini menunjukkan keseriusan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk menggerakkan Batik Tulis khas Pamekasan lebih cepat lagi,” ujarnya.
Saat itu, untuk mendorong percepatan gerak industri batik tulis tersebut, kata dia, kita berhasil memecahkan rekor muri dengan kegiatan “Super Batik” (Seribu Perempuan Membatik) yaitu pada kain sepanjang 1530 meter sesuai dengan tahun kelahiran Pamekasan atau Harjad Pamekasan tahun 1530 M.
Ia menambahkan, hal itu sebagai informasi ini sekedar mengingat kepada semuanya bahwa potensi batik telah kita kembangkan sejak beberapa tahun yang lalu.






