Bupati Badrut Tamam menyampaikan bahwa Mutasi merupakan hal normal sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan kinerja, harapannya untuk meningkatkan kinerja ASN di posisi masing-masing. Tentunya untuk menuju Pamekasan yang lebih baik.
Bersamaan dengan momentum tersebut, pihaknya juga mengajak pejabat yang menjalani mutasi agar segera menyamakan persepsi mewujudkan Pamekasan sebagai kabupaten berdaya saing dengan kabupaten maju lain di Indonesia.
“Kabupaten yang maju adalah kabupaten yang cepat melakukan akselerasi, inovatif dan cepat. Sehingga kita mampu bersaing dengan kabupaten maju lain di Indonesia,” ungkap bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.






