“Bunga pinjaman nol persen itu sungguh tidak bank able. Yang ada hanya di Pamekasan dan Tiongkok, makanya ayo manfaatkan program ini, ayo berwirausaha, kami siap melatih sesuai keinginan masyarakat,” tambah dia.
Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini melanjutkan, pihaknya tahun ini akan mendirikan 91 warung milik rakyat (wamira) mart yang akan kerja sama dengan toko milik rakyat untuk dibranding menjadi toko yang lebih modern. Wamira mart tersebut akan menfasilitasi penjualan seluruh produk UMKM masyarakat Pamekasan.
“Kenapa kita memilih mendirikan wamira mart kerja sama dengan masyarakat. Karena menurut penelitian, apabila ada satu toko modern berdiri, maka akan terjadi sekitar 10 sampai 30 toko klontongan tutup,” jelasnya.
Tutupnya toko klontongan atau toko masyarakat tersebut akan menambah jumlah orang miskin baru di Pamekasan. Sehingga, pihaknya berkomitmen tidak akan memberikan izin pendirian toko modern selama kepemimpinannya.






