“Saya lihat videonya ada dua hal yang sangat saya sayangkan karena terjadi setelah baru saja kita deklarasi kampanye damai,” ujar Kholilurrahman, Rabu (2/10/2024).
Dua hal itu, pertama; ingin menggagalkan dan mengalahkan Kharisma dengan cara memprovokasi. Tapi mantan Bupati Pamekasan 2008-2013 ini minta kepada timnya untuk tidak ikut terprovokasi.
“Provokasi itu idak perlu ditanggapi dengan marah-marah, dengan emosi,” imbuhnya.
Kedua, ada pernyataan dalam video itu bahwa Kiai Kholil dituduh ingin memenjarakan Kyai Haji Ali Salim. Tuduhan itu sama sekali tidak benar. Tuduhan itu tanpa bukti dan tidak menyebutkan tempat dan tanggalnya kapan itu terjadi.






