Tidak sedikit desa mengembangkan kekayaan alamnya dikelola sebagai destinasi wisata baru. Dampaknya, perputaran ekonomi di desa tersebut lebih cepat.
“Banyak desa yang telah melakukan tindaklanjut terkait dengan desa tematik ini. Dengan adanya produksi songkok atau produksi apa saja di desa, otomatis akan menyerap tenaga kerja di desa tersebut,” tandasnya.
Dia menjelaskan, Pemkab Pamekasan akan memberikan reward sebesar Rp 200 juta kepada setiap desa yang termasuk dalam kategori desa tematik, lomba desa tematik saat ini masih dalam tahap penilaian oleh tim yang bertugas.






