Kata Ismail, peristiwa kongres abal-abal ini semakin memantap solidaritas dan soliditas Kader Pertai Demokrat dan semakin menunjukkan kemampuan dan kepiawaian
dari Putra Presiden ke-6 RI sekaligus pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dalam berpolitik penuh kesantunan namun tegas dan taktis dalam mengambil keputusan.
Kondisi ini diyakininya akan semakin memantapkan perjalanan Pertai Demokrat di bawah Kepemimpinan Ketum AHY turut mengawal pertajalanan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
“Dia terbukti mumpuni menghadapi berbagai tantangan di Partai Demokrat dan mampu melakukan konsolidasi dan menjaga persatuan di Partai Demokrat pasca upaya merebut pimpinan Demokrat secara ilegal,” tandasnya.






