Ia menegaskan, kondisi keuangan daerah saat ini menuntut pemerintah lebih kreatif mencari sumber pendapatan. Karena itu, model pengelolaan wisata melalui kerja sama resmi perlu diperluas ke destinasi lain.
“Ke depan daerah harus berinovasi. Mudah-mudahan di Pamekasan muncul destinasi-destinasi baru yang dikelola lewat kerja sama resmi dengan Pemkab, seperti halnya Pantai Jumiang,” ujar Ali Masykur.
Menurut Ali, sektor pariwisata punya potensi besar untuk mengisi kas daerah jika dikelola dengan strategi yang tepat. Dengan melibatkan kelompok masyarakat lokal sebagai pengelola, PAD bisa tumbuh tanpa membebani APBD.






