Maci Pamekasan Apresiasi Penghargaan Tertinggi Menko AHY dari NTU Singapura

  • Bagikan
Mulyadi Izhaq Ketua Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) Kabupaten Pamekasan.

“Penganugerahan Nanyang Distinguished Alumni Award merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya. NTU mengajarkan saya berpikir kritis, strategis, dan melihat kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas,” ujarnya.

AHY menuturkan bahwa pengalaman akademisnya di NTU menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.

“Sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan kepemimpinan berorientasi masa depan yang ia pelajari di NTU terus membimbingnya dalam menjalankan tanggung jawab publik. “Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan.” tandasnya.

BACA JUGA :  KPU Pamekasan Siapkan 4 Saksi dan Ahli di Sidang Pembuktian

Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, menyampaikan bahwa para penerima penghargaan tahun ini mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu menggabungkan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan