“Jika berjalan sendiri-sendiri, dampaknya tak akan maksimal. Media bukan sekadar corong informasi. Ia punya daya dorong membangun kesadaran publik,” ujarnya.
Dia mengingatkan, sinergi bukan berarti saling memanfaatkan. Harus ada komitmen bersama untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Tantangan struktural seperti perbedaan kepentingan dan lemahnya mekanisme komunikasi perlu dijawab dengan forum yang rutin dan terarah.
Menurut Muhlis, masih ada tantangan struktural yang kerap menghambat kolaborasi. Perbedaan kepentingan hingga belum adanya mekanisme institusional yang terbangun kuat menjadi pekerjaan rumah bersama.
Karena itu, Guru Besar Sosiologi Pendidikan Islam UIN Madura itu mendorong forum semacam ini tidak berhenti pada seremoni. Perlu ada ruang komunikasi yang rutin dan terarah agar melahirkan gagasan konkret bagi kemajuan Pamekasan.






