Namun yang lebih penting, imbuh Herzaky, adalah ikatan persaudaraan dan saling hormat yang erat antara keluarga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan keluarga Presiden Joko Widodo. Hubungan ini bahkan terjalin hangat dan penuh empati lintas generasi.
Terlihat dari kehadiran Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Kongres V Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sementara itu, saat PSI menggelar kongresnya, Partai Demokrat juga menunjukkan sikap saling menghormati dengan mengutus Sekjen Herman Khaeron dan Waketum Teuku Riefky Harsya untuk hadir mewakili Mas AHY, yang tengah mendampingi ayahnya dalam masa pemulihan.
Tak hanya dalam forum politik, kehangatan itu juga terasa dalam momen-momen pribadi. Wapres Gibran bahkan menjenguk langsung Bapak SBY saat dirawat di RSPAD, sebuah gestur tulus yang mencerminkan kedekatan dan kepedulian lintas keluarga.“Hubungan ini bukan sekadar simbol politik, tetapi wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan saling menghargai di antara pemimpin bangsa,” terang Herzaky.






