Kota Blitar dan Kota Malang sebanyak 10 kali berturut turut menerima opini WTP. capaian tersebut membuat Pemprov Jatim memberikan bantuan dana hibah masing masing Rp 10 miliar.
Kemudian ada 26 daerah yang menerima plakat dan piagam Opini WTP 5 kali berturut-turut, yaitu Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jombang, Kab. Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Kab. Ngawi, Kab. Pacitan, Kab. Pamekasan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Situbondo, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kota Surabaya.
Serta Piagam opini WTP pada 9 Pemda yaitu Kab. Bangkalan, Kab. Lumajang, Kab. Nganjuk, Kab. Sampang, Kab. Sumenep, Kab. Tulungagung, Kota Madiun, Kota Pasuruan, dan Kota Probolinggo. Pemberian plakat dan piagam tersebut dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada masing-masing kepala daerah secara stasioner.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa keberhasilan dalam mendapatkan opini WTP ini merupakan hasil dari orkrestasi yang luas biasa. Menurutnya, semua kepala daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota kepala daerah adalah komandan orkrestasi.
“Seluruh kepala daerah itu komandan dari orkrestasi tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Taman safari politik kita ini juga harus nampak indah, kalau ini buganya hijau semua tidak indah, kalau putih semua juga tidak indah. Tapi harus ada varian varian warna di taman safari politik kita, juga enak dilihat dan memberikan manfaat,” katanya.






