Sebagaimana kita ketahui, bahwa pada masa kepemimpinan bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dulu, Pamekasan mendapatkan julukan kota pendidikan dan kota batik. Sehingga dua hal tersebut menjadi hal yang sangat dan siap diperjuangkan kembali.
“Kita menginginkan para guru-guru mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, kita ingin mengajar guru dan rumah tidak terlalu jauh dan kita juga ingin kembali untuk mensejahterakan dan memajukan batik Pamekasan,” tandasnya.






