Meskipun secara institusi tidak akan menyatakan mendukung kepada figur tertentu pada pilkada mendatang, Ahmad akan tetap memberikan dukungan, minimal dengan doa, apabila yang maju merupakan alumni UIM.
Kendatipun nantinya, kata Ahmad, figur yang terpilih dalam pesta demokrasi tingkat kabupaten itu harus tetap senantiasa memperjuangan aspirasi seluruh lapisan masyarakat, tidak menjadi petugas dari golongan atau kelompok tertentu.
“Kami merasa bangga ada alumni mahasiswa UIM bisa mencalonkan diri sebagai pimpinan daerah di Pamekasan,” terangnya.






