Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Muhammad Ali Ridha mengatakan, bahwa hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan kemajuan terhadap masyarakat Madura akan disampaikan terhadap pemerintah. Utamanya untuk kementrian sosial dan kementerian agama sebagai mitranya.
“Untuk guru ngaji nanti disampaikan ketika rapat dengan kementerian. Saya menemukan ada guru ngaji yang diberi dengan jagung dan beras,” ceritanya.
Dikatakannya, ada ribuan guru ngaji yang sudah semestinya mendapatkan perlindungan.
Sebelumnya, ini sudah dibahas di kementrian , hanya saja ada perubahan kementerian. Sehingga ini perlu diusulkan ulang,” tambahnya.
“Perlindungan guru ngaji yang ada di Madura nantui disampaikan kembali dengan kementerian agama dan Kementerian sosial. Pada prinsipnya negara harus hadir,” pungkasnya.






