Diakuinya, IAIN Madura sudah sepantasnya jadi UIN Madura. Sebab, secara letak geografis. Kampus dengan 20 progam studi itu berada ditengah-tengah Madura.
Kosim menargetkan, tahun depan semua berkas sudah masuk ke Kementerian Agama. Tentu itu butuh dorongan anggota dewan untuk membantu agar pemerintah pusat mengucurkan dana untuk perluasan lahan.
“Sambil menyusun semua persyaratan dan perluasan lahan. targetnya tahun depan sudah tuntas. Tinggal mengusulkan proposal,” pungkasnya.






