Terima Kasih Mas Tamam untuk Tiga Tahun Memimpin Pamekasan

  • Bagikan
Khoirul Umam, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pamekasan

Kita tahu bahwa program-program yang dicanangkan oleh Mas Tamam sangat bersentuhan langsung akan hajat hidup orang banyak. Mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, infrastruktur, kesehatan, hingga pelayanan publik yang prima.

Di bidang pendidikan, Pemkab Pamekasan menggagas program anak cerdas dan pintar (Acar). Program Acar ini meliputi beasiswa santri, beasiswa kedokteran, pemberian dana hibah kepada lembaga atau yayasan pendidikan, pondok pesantren, sekolah swasta, insentif tahunan bagi guru PAUD, TK, SD, SMP, guru honorer, PAI, guru kelas SD, dan sertifikasi guru.

Dengan banyaknya program yang berpihak pada pendidikan ini sudah layak disebut bahwa Pemkab Pamekasan peduli pendidikan dan berpihak pada masyarakat kecil. Sebenarnya, keberpihakan program Pemkab Pamekasan dalam hal ini, Bapak Baddrut Tamam sebagai Bupati Pamekasan tidak hanya dalam bidang pendidikan. Masih banyak program yang berpihak kepada masyarakat selain jalur pendidikan.

Pendidikan merupakan pilar peradaban bangsa, yang menjadi tolok ukur keberhasilan negara. Oleh karena itu, pendidikan dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat yang memampukan warga negara menjadi manusia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera. Untuk itu, memfasilitasi segenap sektor yang berkaitan dengan pendidikan harus menjadi prioritas bagi sebuah pemerintahan.

BACA JUGA :  Anies-AHY Bertemu, Kader Demokrat Siap Satukan Energi Semangat Perubahan dan Perbaikan

Sebagai indikator perubahan bangsa, maka pendidikan harus betul-betul diperhatikan. Pemerintah harus hadir untuk memenuhi segala hal yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan. Sebab selama ini kita pahami bahwa untuk memajukan pendidikan membutuhkan modal yang sangat besar. Perhatian baik terhadap dunia pendidikan menjadi pertanda baik bagi kehidupan anak bangsa di masa yang akan datang.

BACA JUGA :  Ketua Demokrat Pamekasan Apresiasi Kondusifitas Pasca Penghitungan Ulang Surat Suara

Tidak semua orang mampu memenuhi dirinya atau keluarganya dengan pendidikan yang memadai. Selama ini pendidikan yang memadai hanya dimiliki oleh sebagian orang yaitu oleh mereka yang mampu secara finansial. Sehingga perjalanan laju pendidikan tidak merata dan dan berimbang. Pendidikan masih memilih orang yang mampu untuk mengeluarkan modal. Atas dasar itu, Pemkab Pamekasan hadir.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan