“Dengan banyaknya kasus MBG di Pamekasan tentunya harus menjadi evaluasi bagi Dapur penyedia lain. Saya berkeyakinan kalau bukan karena ada oknum, berarti karena disengaja demi meraup keuntungan,” ucap Khoirul Ramadhan.
Temuan warga ini hanya menambah daftar menu MBG di Pamekasan yang tidak layak konsumsi, serta menunjukkan ketidak seriusan dari pihak penyalur program pemerintah tersebut.






