Taufiq menambahkan, kirab dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Kecamatan Pegantenan dipilih sebagai kecamatan terakhir tujuan kirab, karena malam puncak resepsi 1 Abad NU dilaksanakan di Kecamatan Pegantenan, tepatnya di Lapangan Kerab Pegantenan.
“Pataka akan diserahkan kepada Rais PCNU Pamekasan ketika malam puncak resepsi 1 Abad NU di Pegantenan,” imbuh pria yang juga wakil ketua PCNU Pamekasan ini.
Menurut Taufiq, pataka NU yang sudah diterima di masing-masing MWCNU, bisa dikirab ke beberapa tempat sesuai dengan keinginan MWCNU masing-masing. Misalnya bisa dibawa ke kediaman tokoh-tokoh NU, atau ke makam para tokoh NU setempat sambil berdoa di tempat tersebut.
“Kami berikan kebebasan kepada masing-masing MWCNU untuk berkreasi bagaimana pataka itu dikirab. Yang penting ketika sudah waktunya diserahkan kepada MWCNU berikutnya, harus sesuai dengan jadwal,” ungkapnya.






