“Anggapan mengenai Perempuan yang memasak mencuci dan bekerja di ranah domestik bukan menjadi skill utama namun hal itu menjadi Surviver skill untuk bisa bertahan hidup” Ujar pemeran tokoh Husna dalam film Ketika Cinta Bertasbih tersebut.
Ia menambahkan bahwa wanita itu harus gerak cepat dalam berdakwah, tidak harus menunggu kepantasan.
“Lakukan hal sebisanya, jangan menunggu diri berada dalam posisi luar biasa. Semua wanita yang berasal dari kalangan mana saja pantas untuk berkontribusi dalam dakwah Islam” tegasnya saat memberikan materi terhadap ratusan audien.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari pengurus KSEI JEBIS IAIN Madura kepada Meyda Sefira dan ditutup dengan doorprize.






