Dikatakan orang nomor satu di lingkungan IAIN Madura itu, kegiatan workshop bertujuan untuk menebarkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi milenial agar memahami ajaran agama yang moderat sehingga tidak radikal.
“Nantinya dapat mendorong generasi milenial yang lain membaca hasil tulisan para peserta pelatihan melalui berjejaring dalam dunia digital,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu, perwakilan dari perguruan tinggi yang ada di Madura. Seperti dari UIM Pamekasan, IAI Al Khairat Pamekasan dan IDIA Sumenep serta 5 perwakilan dan FKUB dan FKWUB Pamekasan.






