“Bisa saja nanti pak Kadisdik kontrak juga dong dengan kepala sekolah, kontrak kinerja bahwa saya di sekolah ini akan melakukan inovasi di sini, dan akan selesaikan di bulan ini, tahun ini,” tandasnya.
Bupati berjanji, kepala sekolah yang inovatif akan diberikan reward sebagai motivasi kepada kepala sekolah lain agar berlomba lomba dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya. Sebaliknya, kepala sekolah yang tidak inovatif akan mendapatkan sanksi sosial dengan sendirinya.
“Bagi yang inovatif dan top harus promosi, kira-kira kalau sudah nilainya top, bagus, sampean pilih pindah kemana untuk semakin bagus, kalau tidak bisa inovatif ya catat sendiri,” janjinya.
Dia menegaskan, dirinya berani terang-terangan menyampaikan janji tersebut karena untuk menempati posisi tertentu di lingkungan Pemkab Pamekasan dipastikan tidak ada jual beli jabatan. Melainkan atas dasar kinerja, kreatifitas, dan inovasi yang ditunjukkan oleh aparatur sipil negara (ASN).






