Bupati Baddrut Tamam Janjikan Promosi Jabatan bagi Kepala Sekolah Inovatif di Pamekasan

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Janjikan Promosi Jabatan bagi Kepala Sekolah Inovatif.

PAMEKASAN. Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengajak para kepala sekolah di daerahnya untuk serius mengabdikan diri terhadap dunia pendidikan demi generasi Indonesia masa depan.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini menyampaikan, kepala sekolah harus mampu menciptakan atmosfer sekolah yang konstruktif, inovatif agar lembaga pendidikan benar-benar menjadi lingkungan yang edukatif.

“Mudah-mudahan menjadi kepala sekolah yang inovatif, kepala sekolah yang menciptakan atmosfer konstruktif, positif, dan syukur kepada siswa-siswa kita,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Taman saat pelantikan kepala sekolah di Mandhapa Aghung Ronggosukowati beberapa waktu lalu.

Ia menyarankan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Akhmad Zaini agar melakukan kontrak kerja dengan para kepala sekolah di bawah naungannya. Yakni sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Raih Predikat WTP 8 Kali Secara Beruntun

“Bisa saja nanti pak Kadisdik kontrak juga dong dengan kepala sekolah, kontrak kinerja bahwa saya di sekolah ini akan melakukan inovasi di sini, dan akan selesaikan di bulan ini, tahun ini,” tandasnya.

Bupati berjanji, kepala sekolah yang inovatif akan diberikan reward sebagai motivasi kepada kepala sekolah lain agar berlomba lomba dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya. Sebaliknya, kepala sekolah yang tidak inovatif akan mendapatkan sanksi sosial dengan sendirinya.

BACA JUGA :  Sahur Abadi Terpilih Jadi Ketua IKA PMII Pamekasan untuk Periode 2021-2026

“Bagi yang inovatif dan top harus promosi, kira-kira kalau sudah nilainya top, bagus, sampean pilih pindah kemana untuk semakin bagus, kalau tidak bisa inovatif ya catat sendiri,” janjinya.

Dia menegaskan, dirinya berani terang-terangan menyampaikan janji tersebut karena untuk menempati posisi tertentu di lingkungan Pemkab Pamekasan dipastikan tidak ada jual beli jabatan. Melainkan atas dasar kinerja, kreatifitas, dan inovasi yang ditunjukkan oleh aparatur sipil negara (ASN).

“Kenapa saya berani menyampaikan itu, karena posisi itu sudah tidak berbayar, kalau berbayar lidah ini kaku. Pendidikan ini bagian dari prioritas yang akan kita laksanakan, atau nanti tahun 2022 yang berprestasi kita sekolahkan lagi misalnya, bisa begitu nanti,” tegasnya lagi.

BACA JUGA :  Sambut Tahun Baru Hijriyah, GP Ansor Pamekasan Gelar Tahlil dan Doa bersama Virtual

Dia meminta Disdikbud Pamekasan mencatat setiap kinerja kepala sekolah, baik yang inovatif ataupun sebaliknya demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang. Karena pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) masa depan.

“Tugasnya pak kadis selanjutnya, dicatat dan laporkan ke kita. Ini bagus, ini top, nanti harus ada penghargaan yang diberikan oleh kita. Ayo kita dorong pendidikan yang berkemajuan,” ajak bupati dengan sederet prestasi tersebut.

  • Bagikan