“Kami mendorong kepada para pengelola untuk bisa didorong semangatnya dalam menyiapkan alih status IAIN menuju UIN Madura yang sekarang sudah mendekati finish dari berbagai indikator yang diperlukan,” katanya.
Kosim menyampaikan, mengundang pejabat tinggi Kemenag ke IAIN Madura merupakan langkahnya untuk mendapatkan informasi langsung darinya, terutama informasi mengenai regulasi terkini tentang akselerasi status.
Informasi tersebut sekaligus untuk memberikan semangat bagi pengelola IAIN Madura dalam rangka membangun kampus ini lebih maju.
Dirjen Pendis Kemenag Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani juga senada. Dalam sambutannya, dinyatakan bahwa setiap program yang ingin dicapai harus terukur dan realistis, termasuk dalam akselerasi IAIN menuju UIN. Sehingga perlu memaksimalkan persiapan untuk memenuhi berbagai indikator kualifikasi yang jadi persyaratan.






