Ia menyebutkan bahwa pendidikan tersebut bukan sekedar pendidikan. Namun pendidikan yang bermutu. “jadi tidak hanya berhak mendapatkan pendidikan tetapi pendidikan itu adalah pendidikan yang bermutu,” katanya.
Dikatakannya, pendidikan bermutu bergantung pada penyelenggara pendidikan dan tentunya guru. Sebab dalam satu kelas tersebut siswa itu berbeda-beda. Ada siswa yang normal, siswa berkebutuhan khusus dan dibawah rata-rata. Namun semua siswa itu harus dilayani dengan layanan yang bermutu.
“Nah diantara siswa itu kan ada yang berbeda-beda. ada siswa yang memiliki kebutuhan khusus, kebutuhan khusus itu misalnya dia terlalu cerdas melebihi rata-rata atau di bawah rata-rata. misalnya karena disebabkan oleh kekurangan fisik kekurangan mental kekurangan intelektual dan sebagainya,” lanjutnya.






