“Kami menggalakkan kembali penggunaan bahasa Madura demi melestarikan budaya tradisional Madura di sekolah,” katanya saat sambutan.
Ia menekankan, agar para sekolah melakukan sentuhan kepada siswa dalam memperkenalkan bahasa Madura dan kesenian Madura. Baik di lingkungan sekolah maupun dalam proses belajar mengajar.
Pak Zaini biasa disapa menjelaskan, sentuhan tersebut seperti penerapan pemakaian seragam sekali dalam salam sutu pekan, seperti pakai Sakera, Marlena, dan Odeng.






