Ia menjelaskan tentang struktur penulisan berita yang benar, pentingnya ketepatan data, serta cara menggali informasi dari narasumber dengan etika dan profesionalitas.
Menurutnya, di era digital seperti sekarang, kemampuan jurnalistik menjadi keterampilan penting bagi kader NU untuk menyebarkan informasi positif dan melawan maraknya hoaks di media sosial.
“Kader NU harus mampu menulis dan menyampaikan pesan kebaikan melalui media yang bertanggung jawab,” ujarnya di hadapan peserta.






