Ia menyebutkan, Kegiatan tersebut untuk mempertegas peranannya dalam menciptakan masyarakat yang moderat. Sebab, kehadiran para intelektual kampus dikomitmenkan untuk menjadi pelopor masifnya literasi moderasi beragama di masyarakat.
“Kampus IAIN Madura hadir tidak hanya mewacanakan, tetapi bagaimana moderasi beragama di Indonesia terus digalakkan,” paparnya saat memberikan sambutan.
Maimun juga menyampaikan, keseriusan IAIN Madura dalam mengawal moderasi beragama sudah diikhtiarkan sejak tahun 2018 lalu dengan membentuk rumah moderasi beragama. Alhasil, sudah banyak gagasan dan penelitian yang dilakukan secara intensif untuk menguatkan terealisasinya moderasi beragama.
“Dalam rentan waktu 2018 sampai tahun 2021 sudah mempunyai 10 judul buku yang dihasilkan oleh para dosen dan mahasiswa,” Katanya.






