Beliau berharap dengan hafalan yang telah dihafal para santri senantiasa bisa bermanfaat dan barokah. “Semoga dari kitab yang dihafal menjadi ilmu yang barokah bermanfaat dan bisa diamalkan sesuai isinya dan tidak sekedar hafal.” Imbuhnya.
KH Hafidz menambahkan bahwa Santri Ar-Raudlah sebenarnya cerdas-cerdas, tapi sebenarnya masih kurang semangatnya.






