Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kholilurrahman menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai rangkaian sila yang dibacakan dalam setiap momentum peringatan, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila dengan lima silanya adalah sesuatu yang sakral. Saya katakan sakral karena Pancasila merupakan jalan hidup kita yang tidak boleh kita lalaikan. Ini merupakan komitmen bangsa Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan kehidupan,” kata Kholilurrahman usai upacara.
Menurutnya, Pancasila sebagai ideologi negara harus benar-benar menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata dia, perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.






