“Oleh karenanya, pemerintah berupaya semaksimal mungkin agar hasil tembakau yang menjadi kebanggan kita bersama dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan keluarganya,” katanya.
Meski demikian, kata dia, di tengah anggaran pemerintah yang kondisinya tidak normal, pemerintah tetap berkomitmen menyalurkan BLT DBHCHT tahun 2025 sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa keadilan.
Selain dari pada itu, penyaluran ini sebagai bukti nyata bahwa pemerintah tetap berusaha menyentuh dan menguatkan masyarakat dari akar rumput.
“Saya berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok, sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” ujarnya.






