Selanjutnya ach. Qusyairi menjelaskan kita sebagai pemuda tidak boleh terpengaruh dengan hal-hal yang berbau kekerasan, adu domba dan propaganda. Karena apapun bentuknya yang namanya propaganda adalah penjajahan yang nyata.
“Kemerdekaan sejati itu apabila kita bisa berdamai dengan diri sendiri dan bisa berdamai dengan orang lain. Oleh karena itu kita jangan mudah dipecah belah dan termakan propaganda.” Kata mantan ketua PMII cabang Pamekasan itu.
Dirinya menjelaskan bahwa ke depan Karang Taruna harus menjadi jembatan bagi kepentingan masyarakat, secara umum terlebih bagi masyarakat kecamatan Waru.
“Karang taruna Sanjung Rakyat harus menjadi jembatan penyambung kebutuhan rakyat. Wajib mengedepankan kepentingan umat dari pada kepentingan pribadi.” Tandasnya.






