PAMEKASAN CHANNEL. Polres Pamekasan memberikan edukasi kepada ribuan pelajar yang ada di Pamekasan agar mereka bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) setiap harinya. Hal ini menyusul viralnya video asusila yang melibatkan pelajar di media sosial.
Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah preventif dan edukatif dari kepolisian untuk membentuk karakter generasi muda sejak dini.
“Kami mengajak para siswa untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak menyebarkan konten negatif atau yang melanggar Undang-Undang ITE,” ucap Evan, saat menggelar program “Polisi Masuk Sekolah” pada Senin (20/4/2026).
Dalam “Program Polisi Masuk Sekolah”, para Kapolsek dan jajaran Bhabinkamtibmas diterjunkan langsung untuk bertindak sebagai Pembina Upacara di berbagai tingkat sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/sederajat di seluruh wilayah hukum Polres Pamekasan.
”Kami ingin memastikan adik-adik kita mendapatkan edukasi yang tepat mengenai kedisiplinan, bahaya perundungan (bullying), serta keselamatan berlalu lintas. Ini adalah bagian dari upaya kami menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan pendidikan,” ujarnya
Dalam amanat yang disampaikan secara serentak di belasan sekolah tersebut, terdapat beberapa poin utama yang ditekankan oleh para perwira kepolisian kepada ribuan siswa dan siswi, antara lain :
– Stop Perundungan (Bullying): Penekanan keras bahwa tindakan bullying, baik secara fisik maupun verbal, tidak dapat ditoleransi karena merusak mental dan masa depan korban, serta memiliki konsekuensi hukum.
– Tertib Lalu Lintas dan Larangan Sepeda Listrik: Imbauan tegas agar pelajar yang belum cukup umur tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Selain itu, ditekankan pula larangan keras penggunaan sepeda listrik di jalan raya karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
– Bijak Bermedia Sosial: Mengajak para siswa untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak menyebarkan konten negatif atau yang melanggar Undang-Undang ITE.
– Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas: Peringatan dini tentang bahaya laten narkoba dan perilaku menyimpang yang dapat menghancurkan cita-cita dan masa depan generasi penerus bangsa.
– Membangun Kedisiplinan: Mengajak siswa untuk menanamkan kedisiplinan mulai dari hal kecil, patuh kepada orang tua dan guru, serta fokus pada prestasi.
Ipda Yoni Evan Pratama menambahkan bahwa kegiatan serentak ini dilaksanakan di 13 wilayah Polsek Jajaran Polres Pamekasan. Respon dari pihak sekolah, mulai dari Kepala Sekolah hingga dewan guru, sangat positif dan mengapresiasi kehadiran Polri.
”Kami berharap kolaborasi antara Polri dan lembaga pendidikan ini dapat terus terjalin dengan baik. Dengan sinergi ini, kita bisa bersama-sama mewujudkan generasi muda Pamekasan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan taat hukum,” pungkasnya.






