Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, Moh Yasin mengatakan bahwa ada dua BUMD Yaitu, Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) dan PT. Aneka Usaha Makkasan Makmur (AUMM) yang tidak jelas.
Dua BUMD tersebut sudah menguras dana miliaran rupiah dari APBD kabupaten Pamekasan. Namun efeknya tidak jelas.
“Bupati Pamekasan jangan membiarkan dua BUMD yang tidak jelas dengan sudah menelan anggaran miliaran rupiah,” katanya saat orasi.






