“Karena pada hari Jum’at posisi hilal belum 3 derajat. Sehingga bulan Sya’ban di istikmalkan menjadi 30 hari, karena ketinggian bulan belum mencapai 3 derajat,” tambahnya.
Pihaknya menambahkan, ketentuan 3 derajat itu sesuai dengan keputusan Kemenag RI beberapa waktu lalu, itu juga berlaku dalam penentuan 1 Syawal tahun ini.
“Dengan itu, 1 Ramdhan tahun ini diprediksi tidak sama. Karena Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadhan pada hari Sabtu 02 April 2022,” pungkasnya.






